Sifat menentukan masa depan

Selamat pagi
Suhu mengelus dada ketika menerima sebuah email yang isinya adalah ketertarikan dengan suatu ritual dan tatacara mendapatkan dana.

Ya suhu cerita jaman suhu sekolah dulu ada temen suhu pelitnya ruar biasa..sampai mampir ke rumah dia pun dikasih air es yang sudah berabad abad di lemari es..hehehrhr sampai berlumut kayaknya sayang banget dia keluarkan. Alhasil kita semua ga mau minum disana.

Terus ada lagi kalau ke rumah temen yang lain lagi..dikasihnya air kendi mulu..

Betul memang hemat pangkal kaya.tetapi dalam dunia marketing ketika anda ingin mendapatkan keuntungan besar misalnya ingin jualan anda dibeli oleh seorang direktur beberapa perusahaan. Bagaimana direktur itu mau membeli ke tempat anda kalau datang nya pun cuman disambut air lumut dan air kendi?.

Semakin kita berhemat dan tampak miskin serta gembel di hadapan orang lajn ya anda hanya akan menghemat uang seperak dua perak..ketemunya kelas teri..hidup cuman buat menghemat uang maksimum sejuta.padahal dengan mengorbankan uang sejuta dapat menghasilkan puluhan bahkan ratusan juta keuntungan.

Suhu juga belajar marketing nih biarpun memang suhu tidak semata mencari uang dari pekerjaan supranatural tetapi tampillah profesional..ketika ketemu direktur sekelas pertamina ya naiklah mobil pribadi..bawalah iphone..traktirlah klien anda di tempat makan yang berkelas..dijamin kemungkinan besar dia akan ambil produk anda.

Nah jika yang ditanya..yuk mojok disana aja..gratisan..dapat kupon nih..dikasih air kendi..air lumut..atau nanya suhu saya tidak pakai umborampe tapi pake mantra yang judulnya gratis bisa?

Selama mindset anda begitu ya anda tidak akan keluar dari ljngkaran hidup yang sekarang.percuma mau kerjakeras siang malam ya kalau mikir begitu.maaf auhu tidak bermaksud mengatai.

Lihat abang becak..mau dia kerja 24 jam sehari kalau kuat..ya kira kira sejamnya djbayar 10ribu ya maksimum penghasilan dia sehari 240ribu..kapan dia bisa beli rumah yang 1 milyar?..kalau mau maju abang becak harus mengubah mindset..ganti baju dengan jas dan dasi..belajar bahasa inggris..antar turis..itu sehari saja bisa 2juta..sepuluh kali lipat hanya dengan berkorban jas dan handphone mewah.

Maaf suhu tidak mengajari hidup konsumtif.tetapi dipikirkan lah sebelum bertindak....minta konsultasi urusan utang yang bernilai ratusan juta tetapi konsultasinya gratisan? Adilkah itu? Mau sekolah tinggi tapi nuntut gratisan bilang sekolah hak azazi manusia ..adilkah?

Untuk mendapatkan sesuatu yang besar harus dimulai dengan investasi jika memang dimulai dengan menghargai dengan sesuatu dengan tidak pantas apalagi gratis ya siap siap saja hiduppun akan seperti itu.orang akan dekat dengan anda untuk mencari gratisan dan akan selalu begitu.anda menganggap metafisik harus gratis atau hanya cukup dibayar 50ribu tetapi anda membayar mahal untjk iphone ya siap siap saja anda akan diminta membayar oleh alam seharga mahar yang seharusnua anda bayar.

Semua tergantjng sikap anda mohonnmaaf jika tidak berkenan

Share:

0 komentar