agar lebih runtun, silakan baca artikel saya terdahulu, bahwa jessica agak susah dituntut hukuman mati karena buktinya kurang kuat, nah menariknya kasus ini menjadi inspirasi dukun di depok untuk membunuh kliennya (dukun ini terinspirasi dimas kanjeng dan jessica).
silahkan baca link
http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2016/10/04/terinspirasi-kasus-jessica-dukun-membunuh-dengan-kopi-potasium-sianida-381350
Jessica dituntut jaksa 20 tahun, padahal kasusnya menjadi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal serupa, ini menandakan masih lemahnya hukum di indonesia terutama masalah racun dan jika dikembangkan lebih jauh lagi santet.
jika nanti pledoi jessica bagus, sepertinya karena ada orang lain ikut menambah beban jessica (mengikuti teori massa, jika orang banyak bilang bersalah dan semua latah terinspirasi) sepertinya akan tetap dihukum, tetapi hukuman tidak mungkin 5 tahun, perkiraan saya 15-20 tahun. Jaksa pun menyadari itu, karena itu biarpun ancaman hukuman mati, tetapi hanya dituntut 20 tahun karena bukti belum cukup kuat, nah masyarakat yang memperkuat itu, bukan karena memang jelas jessica bersalah, tetapi akibat dari perbuatannya, jadi tren dan jaksa juga sesuai dengan perkiraan saya dalam menuntut bukan dari cctv, tetapi bukti bahwa jessica mentraktir/memaksa traktir, artinya jika tidak traktir, kematian mirna tidak terjadi.
Silakan tonton
https://www.youtube.com/watch?v=O4xC5RfCeE4
video itu diupload tanggal 29 september 2016 dan ahli hukum sendiri menyatakan membawa jessica dengan bukti cctv itu termasuk kurang bukti, sepertinya analisis saya akan terjadi disini
baca dulu artikel saya tanggal 16 september 2016
http://www.gtumo.net/2016/09/analisis-kasus-jessica-mirna.html
tetapi mungkin secara logika filsafat, mirip analogi, misal saya pesan makanan, lalu disajikan dan yang makan mati, atau pesan kendaraan dan kendaraan menabrak orang sampai mati, otomatis saya tersangkut di dalam hal itu, suka tidak suka, jika saya tidak pesan kendaraan maka tidak ada yang mati, jika jessica tidak pesan kopi maka mirna tidak mati, mungkin disitu saja celah hukum jika ingin menuntut jessica, bukan dengan hanya mempermasalahkan CCTV.
ya supaya lebih jelas silakan saja ikuti terus blog saya, dan kita buktikan apakah ramalan saya terbukti.
Akhirnya saya beranikan untuk menulis hal ini, ada tinjauan dari sisi gaib dan sisi ilmiah
1.
dari sisi guru spiritual baik yang hidup maupun yang sudah meninggal, 5
guru menyatakan akan bebas, bukan karena tidak bersalah tetapi tidak
cukup bukti dan mereka
2. dari sisi diri saya,
saya melihat adanya inkonsistensi data, dimana data yang ada di hakim,
jaksa dan pembela itu beda, jadi yang ada perdebatan terus terusan,
kemungkinan besar juga karena tidak ada kesesuaian maka jesica akan
bebas, tetapi bukan karena tidak bersalah, karena tidak cukup bukti,
tetapi ada kemungkinan diperkarakan lagi jika ada bukti baru yang cukup.